kain tipis yg aq kenakan..
Kamar kecil yg aq tinggali..
tidur sendiri digelapan..
Tak satupun cahaya yg menerangi..
Aq bingung mau kemana..
Bergerakpun aq tak bisa..
Pandangan mata yg telah membatu..
Teriakan mulut yg telah membisu..
Hah!, apa yg telah aku kerjakan..
Sehingga hari ini terabaikan..
Seharusnya aq mempersiapkan..
Karena setiap amal pasti ada balasan..
Aku lalai dihari ini..
Memikirkan dunia dan lupa segalanya..
Andai aq bsa hidup lagi..
Aq pasti akan memperbaikinya..
Namun tak ada waktu tuk mengulang,
semua pintu telah tertutup..
Pastilah siksa yg akan datang..
Muka yg girang kini menjadi kusut..
Wahai jiwa yg diluar sana..
Bergembiralah akan kesempatan yg ada..
Namun jangan sampai kau lupa..
Karena anda pasti menyusul saya..
Bagaikan arang yg telah menjadi abu..
Tak mungkin bisa tuk dikembalikan lagi..
Berbuatlah didunia sesuka hatimu..
Tapi ingatlah, bahwa engkau pasti akan mati..
--
Kamar kecil yg aq tinggali..
tidur sendiri digelapan..
Tak satupun cahaya yg menerangi..
Aq bingung mau kemana..
Bergerakpun aq tak bisa..
Pandangan mata yg telah membatu..
Teriakan mulut yg telah membisu..
Hah!, apa yg telah aku kerjakan..
Sehingga hari ini terabaikan..
Seharusnya aq mempersiapkan..
Karena setiap amal pasti ada balasan..
Aku lalai dihari ini..
Memikirkan dunia dan lupa segalanya..
Andai aq bsa hidup lagi..
Aq pasti akan memperbaikinya..
Namun tak ada waktu tuk mengulang,
semua pintu telah tertutup..
Pastilah siksa yg akan datang..
Muka yg girang kini menjadi kusut..
Wahai jiwa yg diluar sana..
Bergembiralah akan kesempatan yg ada..
Namun jangan sampai kau lupa..
Karena anda pasti menyusul saya..
Bagaikan arang yg telah menjadi abu..
Tak mungkin bisa tuk dikembalikan lagi..
Berbuatlah didunia sesuka hatimu..
Tapi ingatlah, bahwa engkau pasti akan mati..
--
Dengarlah wahai kau yang disana ..
Kukabarkan pula dirinya yang disini ..
Orang yang ia disini bahagia ..
Tak seperti diriku yang menangis tak
pernah henti ..
Cahaya terpancar didalam kuburnya ..
Seterang matahari menyinari alam
semesta ..
Kutanyakanlah kepada dirinya ..
Amal yang dilakukan ketika didunia ? ..
Ia menjawab dengan tertawa ..
nafasnya terpancar bagaikan kasturi ..
bacaan Al-Qur'an ialah hidupnya ..
Sholat malam tak pernah berhenti ..
Aku iri kepadanya ..
Namun apalah guna aku menyesal ..
Dulu didunia sering tertawa ..
Sekarang datanglah siksaan yang kekal
..
JANGAN KAU IKUTI JEJAK LANGKAHKU ..
BILA ENGKAU TAK INGIN MENYESAL ..
:)
BalasHapus